Sejarah

Sejarah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI UIA)

Cikal bakal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Aceh berakar dari semangat untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip syariat Islam dengan dinamika ekonomi modern. Sejak awal pendiriannya di lingkungan kampus Paya Lipah, Bireuen, FEBI telah dipersiapkan untuk menjawab tantangan zaman dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kedalaman spiritual dalam mengelola sektor ekonomi dan keuangan.

Perjalanan FEBI dimulai dengan fokus pada pengembangan program studi strategis, yakni Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah. Kehadiran fakultas ini merupakan respon nyata terhadap kebutuhan masyarakat Aceh dan Indonesia akan tenaga ahli yang mampu menggerakkan roda ekonomi berbasis keadilan dan kemaslahatan umat. Seiring berjalannya waktu, FEBI terus melakukan transformasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) guna memastikan lulusannya memiliki daya saing tinggi, baik di sektor industri keuangan formal maupun sebagai pelaku usaha kreatif yang mandiri.

Dalam perkembangannya, FEBI Universitas Islam Aceh tidak hanya berfungsi sebagai pusat edukasi formal, tetapi juga sebagai pusat literasi keuangan syariah melalui kehadiran unit-unit pendukung seperti Galeri Investasi (GI) dan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Jeumpa. Melalui sinergi dengan berbagai lembaga seperti Bank Indonesia dan otoritas keuangan lainnya, FEBI terus memperkuat perannya dalam melakukan riset dan pengabdian masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi besar universitas untuk menjadi pusat peradaban yang unggul pada tahun 2045, dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan semangat peace education di Bumi Serambi Mekkah.