Kampus Paya Lipah Perkuat Kerja Sama dengan K2M Madrasah Aliyah Bireuen
Kampus Paya Lipah Perkuat Kerja Sama dengan K2M Madrasah Aliyah Bireuen

Memperkuat Pendidikan Islam, IAI Almuslim Aceh dan K2M MA Bireuen Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

PAYA LIPAH — Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kelompok Kerja Madrasah (K2M) Madrasah Aliyah Kabupaten Bireuen pada Kamis (7/12/2023). Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kampus Paya Lipah tersebut bertujuan untuk memperkuat mutu pendidikan Islam serta mengakselerasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di wilayah setempat.

Rektor IAI Almuslim Aceh, Dr. Nazaruddin, M.A., menyatakan bahwa kemitraan strategis ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diintegrasikan dengan kebutuhan satuan pendidikan tingkat menengah. Melalui kolaborasi tersebut, pihak perguruan tinggi berupaya menjembatani pemikiran akademis dengan keterlibatan aktif para praktisi pendidikan di lapangan, khususnya para kepala madrasah.

“Sinergi ini penting untuk merespons tantangan globalisasi yang kian kompleks. Kampus Paya Lipah telah merancang berbagai program pengembangan kapasitas SDM, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Langkah ini menjadi ikhtiar berkelanjutan untuk mempersiapkan peserta didik yang saat ini masih menempuh pendidikan di jenjang sekolah,” ujar Nazaruddin.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus K2M MA Kabupaten Bireuen, Abdullah Ali, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas ruang dialog yang dibuka oleh pihak rektorat. Menurutnya, kerja sama ini memberi kesempatan bagi para pengelola madrasah untuk menyampaikan dinamika dan kondisi riil yang dihadapi institusi pendidikan di Bireuen.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAI Almuslim Aceh, Malik Adharsyah, Lc., M.A., menyoroti pentingnya pembentukan karakter dan kecakapan secara holistik bagi generasi muda Aceh. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berfokus pada capaian akademis, melainkan juga pada penguatan keterampilan soft skill, hard skill, dan life skill yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Kegiatan penandatanganan PKS ini dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif mengenai pemetaan kondisi serta tantangan generasi muda di Kabupaten Bireuen. Agenda tersebut dihadiri oleh 20 kepala Madrasah Aliyah se-Kabupaten Bireuen serta jajaran pejabat struktural IAI Almuslim Aceh.

Belum ada komentar

Artikel Terkait