PAYA LIPAH — Galeri Investasi (GI) Universitas Islam Aceh (UIA) bekerja sama dengan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Jeumpa dan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bireuen menyelenggarakan kegiatan Edukasi Publik Pasar Modal. Acara bertajuk “Wujudkan Masyarakat Cerdas Finansial Melalui Pasar Modal” tersebut berlangsung di Aula Tgk Chik Abdurrahman, Paya Lipah, Selasa (3/11/2025).
Agenda edukasi interaktif ini digelar sebagai upaya akselerasi literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda daerah. Inisiasi tersebut bertujuan membekali para pemuda dengan pemahaman pengelolaan manajerial keuangan pribadi serta prinsip investasi yang terukur guna mendukung penataan ekonomi nasional.
Sekretaris GI UIA, Aulia Fitri, S.Kom., M.M., dalam pembukaan acara menyampaikan bahwa transformasi digital perlu diimbangi dengan kecakapan finansial yang memadai (financial literacy).
“Kemajuan teknologi hendaknya sejalan dengan peningkatan kecakapan finansial. Pemahaman terhadap instrumen pasar modal menjadi modal esensial bagi generasi muda untuk menjadi pelaku ekonomi yang bijak dan berdaya saing,” ujar Aulia.
Dosen Ekonomi Syariah tersebut menambahkan, integrasi fitur investasi pada aplikasi keuangan digital seperti e-wallet dan mobile banking memberikan kemudahan aksesibilitas bagi Generasi Z. Menurutnya, kesadaran individu dalam memanfaatkan fitur-fitur instrumen pasar modal, seperti reksa dana, emas, hingga saham, menjadi kunci utama pembentukan portofolio keuangan yang sehat.
Sementara itu, narasumber kegiatan yang merupakan alumni Prodi Perbankan Syariah UIA, Furqan, S.E., memaparkan materi dasar mengenai mekanisme pasar modal, analisis risiko, serta rasionalitas dalam berinvestasi. Ia menegaskan bahwa aktivitas investasi mensyaratkan kedisiplinan dan kalkulasi yang matang, bukan sekadar orientasi keuntungan jangka pendek.
“Cerdas finansial merefleksikan kemampuan dalam mengelola alokasi dana, keberanian mengambil keputusan investasi secara terukur, serta pemahaman komprehensif terhadap profil risiko (risk profile) pada setiap instrumen,” kata Furqan.
Ia menambahkan bahwa konsep-konceptual pasar modal seperti capital gain dan dividen relatif mudah dipahami melalui pendekatan fundamental. Kehadiran sarana seperti Galeri Investasi UIA dan KSPM Jeumpa diproyeksikan dapat menjadi fasilitas pendampingan berkelanjutan bagi pemuda yang ingin mempelajari analisis teknikal maupun fundamental pasar modal.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan anggota KNPI Bireuen, Korps HMI Wati (KOHATI), serta mahasiswa UIA. Sesi diskusi ditutup dengan dinamika tanya jawab interaktif terkait strategi pengelolaan keuangan digital dan mitigasi risiko investasi.









Belum ada komentar