BIREUEN — Komunitas Penerima Beasiswa Bank Indonesia Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Islam Aceh (UIA) menyelenggarakan edukasi literasi keuangan bagi 500 siswa di lima sekolah menengah wilayah Kabupaten Bireuen pada Sabtu (20/9/2025).
Inisiatif pengabdian masyarakat ini difokuskan pada penyampaian materi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah yang dilaksanakan secara serentak di SMAN 1 Peusangan, SMKN 1 Peusangan, MAN 2 Bireuen, MAN 3 Bireuen, dan MAN 7 Bireuen. Program tersebut didukung oleh Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) Bank Indonesia Kantor Perwakilan Lhokseumawe.
Materi edukasi mencakup identifikasi keaslian uang kartal melalui metode fisik, tata cara pemeliharaan fisik uang, serta urgensi peran Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara dalam konteks makroekonomi. Penyampaian materi dikemas melalui metode interaktif berupa diskusi dua arah dan simulasi evaluasi pemahaman.
Ketua GenBI UIA, Zaki Rifka, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjembatani teori inklusi keuangan dengan praktik empiris di tingkat pelajar.
“Program ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman komprehensif mengenai instrumen pembayaran sah negara. Harapannya, para siswa memiliki kesadaran kolektif dalam merawat dan menghargai nilai mata uang nasional,” ujar Zaki.
Secara kelembagaan, kegiatan ini diposisikan sebagai manifestasi peran mahasiswa sebagai lini terdepan (frontliner) komunikasi kebijakan Bank Indonesia sekaligus agen perubahan (agent of change).
Pembina GenBI UIA, Aulia Fitri, S.Kom., M.M., didampingi Khadijatuh Musanna, S.H., M.H., menyatakan bahwa selain fungsi edukasi publik, program ini juga menjadi media diseminasi informasi mengenai aktivitas akademik dan peran sosial mahasiswa UIA.
“Interaksi ini memberikan gambaran objektif mengenai aktivitas positif mahasiswa penerima beasiswa BI, yang diharapkan dapat menjadi stimulus motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya di UIA,” kata Aulia.
Umpan balik dari peserta menunjukkan pencapaian tujuan edukasi tersebut. Salsabila M., salah seorang siswi MAN 2 Bireuen, menyampaikan bahwa materi yang diterima memberikan pemahaman teknis mengenai pembedaan uang asli dan uang palsu secara praktis.
Melalui program ini, GenBI UIA berkomitmen memperluas jangkauan edukasi publik secara berkelanjutan untuk mendukung program literasi keuangan nasional di tingkat daerah.









Belum ada komentar