PAYA LIPAH, BIREUEN — Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh mencatat sejarah kelembagaan baru dengan menggelar Ujian Mandiri (UM) tertulis gelombang pertama penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2023-2024. Pelaksanaan tes perdana ini berlangsung di ruang belajar Pascasarjana Kampus Paya Lipah, Kabupaten Bireuen, pada Kamis (25/5/2023).
Langkah diagnostik-akademik ini dirancang khusus guna memetakan kompetensi substansial serta potensi kognitif dasar para calon mahasiswa secara presisi. Penjaringan berbasis evaluasi mendasar ini krusial agar penempatan program studi (prodi) berorientasi pada daya dukung intelektual serta minat bakat riil peserta didik.
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IAI Almuslim Aceh 2023, Edi Mizwar, M.Pd., menjelaskan bahwa instrumen evaluasi ini merupakan manifestasi penjaminan mutu mutu akademik sejak tahapan paling hulu.
“Kegiatan UM 2023 ini dirancang sistematis sebagai bentuk penjaringan mahasiswa baru untuk mengukur potensi serta kualifikasi dasar pendaftar. Melalui pemetaan instrumen tes ini, calon mahasiswa diharapkan dapat tersalurkan pada program studi yang adaptif dengan potensi akademiknya,” ujar Edi, yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik.
Pada pelaksanaan seleksi perdana ini, tercatat sebanyak 81 peserta mengambil bagian secara aktif. Para peserta mencakup alumni dari pelbagai institusi pendidikan menengah, seperti Madrasah Aliyah (MA), Dayah, hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Secara geografis, sebaran demografis pendaftar tidak hanya mendominasi wilayah Kabupaten Bireuen, tetapi juga menjangkau daerah sekitar seperti Aceh Tengah, Pidie, Lhokseumawe, hingga Aceh Utara.
Rangkaian seleksi diselenggarakan secara berkelanjutan. Usai merampungkan tes tertulis, seluruh peserta langsung menjalani tahapan wawancara mendalam (in-depth interview). Panitia mengonfirmasi bahwa pengumuman kelulusan resmi akan dipublikasikan secara transparan melalui portal resmi perguruan tinggi pada minggu pertama Juni 2023.
Proyeksi Kuota dan Distribusi Enam Program Studi
Rektor IAI Almuslim Aceh, Dr. Nazaruddin, M.A., menegaskan komitmen institusi dalam membangun atmosfer akademik yang kompetitif dan inklusif. Pihaknya memberikan apresiasi atas akselerasi panitia dalam menyusun instrumen ujian mandiri yang mengukur potensi akademik dasar secara obyektif.
“Ini merupakan preseden positif bagi IAI Almuslim Aceh dalam memformulasikan机制 penjaringan mahasiswa secara akuntabel. Soal-soal yang disajikan terstruktur untuk menguji kapasitas kognitif dasar, sehingga perguruan tinggi mampu mendapatkan calon mahasiswa yang siap berkembang secara intelektual,” tegas Dr. Nazaruddin.
Pada tahun akademik 2023-2024, IAI Almuslim Aceh memproyeksikan target daya tampung sebesar 200 mahasiswa baru. Target tersebut akan didistribusikan secara proporsional ke dalam enam program studi strata satu (S1) unggulan:
Pendidikan Agama Islam (PAI)
Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
Pendidikan Bahasa Arab (PBA)
Hukum Keluarga Islam (HKI)
Perbankan Syariah (PS)
Ekonomi Syariah (ES)
Pembukaan Seleksi Gelombang Kedua Akhir Juli
Bagi calon pendaftar yang belum berkesempatan mengikuti ujian tahap pertama, Panitia PMB IAI Almuslim Aceh memastikan pembukaan pendaftaran Gelombang Kedua. Pelaksanaan ujian untuk gelombang berikutnya dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2023.
Proses registrasi dilakukan secara modern dan berorientasi pada kemudahan akses (user-friendly) melalui skema formulir daring. Calon mahasiswa generasi milenial yang ingin mengakses rincian program studi maupun melakukan pendaftaran dapat langsung mengunjungi laman resmi PMB 2023 pada tautan: https://s.id/spmb-iai-almuslim2023.









Belum ada komentar