PAYA LIPAH — Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Aceh (UIA) secara resmi menetapkan arah strategis baru instansi melalui finalisasi rumusan visi dan misi prodi sepanjang tahun 2025. Langkah penyusunan dokumen mutu akademik tersebut dilakukan secara partisipatif untuk merespon dinamika ekonomi syariah global dan kebutuhan tenaga kerja di Aceh.
Proses perumusan ini dimula pasca-terbitnya Surat Keputusan (SK) Dekan FEBI Nomor 032 Tahun 2025 pada 10 Maret 2025 tentang Pembentukan Tim Penyusun, Perumus, dan Penelaah Visi dan Misi. Tim yang diketuai oleh Aulia Fitri, S.Kom., M.M., di bawah supervisi Rektor UIA Dr. Nazaruddin, M.A., dan Dekan FEBI M. Iqbal, Lc., M.Ag., bertugas menginventarisasi dasar filosofis serta menghimpun masukan dari para pemangku kepentingan (stakeholders).
Puncak penyelarasan draft dilakukan melalui forum Focus Group Discussion (FGD) pada Rabu, 19 Maret 2025 di Ruang Rapat FEBI. Diskusi tersebut melibatkan unsur internal seperti dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Selain itu, hadir pula perwakilan instansi eksternal seperti Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen, BSI KCP Bireuen, Baitul Mal Kabupaten Bireuen, Dinas Koperasi dan UKM, serta Galeri Investasi UIA/Bursa Efek Indonesia (BEI) guna memberikan masukan terkait kompetensi industri dan implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS).
Melalui SK Dekan FEBI yang ditetapkan pada 7 April 2025, visi baru Prodi Ekonomi Syariah UIA secara resmi disepakati berbunyi:
“Unggul dalam pengembangan nilai-nilai ke-Islaman dan keilmuan Ekonomi Syariah yang berbasis peace education dan syariat Islam dengan pengintegrasian peradaban nusantara dalam konteks global.”
Visi tersebut ditopang oleh enam poin misi strategis yang berfokus pada penyelenggaraan pendidikan berbasis kurikulum Outcome-Based Education (OBE), penelitian berkelanjutan berorientasi rahmatan lil alamin, pengabdian masyarakat, serta perluasan kemitraan lintas sektor.
Berdasarkan survei kepuasan pemangku kepentingan yang melibatkan 90 responden (38,9% mahasiswa, 20% alumni, 16,7% pengguna lulusan, 13,3% dosen, dan 11,1% mitra kerja sama), sebanyak 51% responden menyatakan “Sangat Setuju” terhadap kesesuaian visi prodi dengan visi institusi. Sementara itu, 50% responden menilai visi-misi baru tersebut layak dijadikan dasar pengembangan prodi.
Pasca-penetapan, FEBI UIA melakukan sosialisasi secara bertahap sepanjang April hingga Mei 2025 melalui rapat dosen, pembinaan mahasiswa baru, publikasi media digital, serta pemasangan media informasi di area kampus. Nilai-nilai strategis yang telah disepakati selanjutnya diintegrasikan ke dalam Kurikulum OBE dan Buku Pedoman Akademik mahasiswa.









Belum ada komentar