PAYA LIPAH — Tim peneliti dari Universitas Islam Aceh (UIA) berhasil menerbitkan karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi tingkat Quartile 1 (Q1) Scopus. Pencapaian ini diraih setelah artikel ilmiah hasil riset selama satu semester resmi dipublikasikan oleh Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, terbitan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Penelitian berjudul “Between Doctrine and Custom: A Sociological Study on the Distribution of Zakat to Santri” tersebut disusun oleh dosen program studi Ekonomi Syariah UIA, Khadijatul Musanna, M.H., bersama tim dosen Fakultas Ekonomi Islam UIA. Publikasi ilmiah tersebut diakses publik secara daring melalui tautan https://doi.org/10.24090/mnh.v19i1.12386.
Dalam skema pemeringkatan repositori ilmiah internasional, Quartile 1 (Q1) merupakan tingkatan tertinggi yang menunjukkan tingkat dampak (impact factor) dan presisi metodologis yang ketat. Proses penelaahan pada peringkat ini menerapkan metode double-blind peer review yang melibatkan para pakar independen dari pelbagai institusi global.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIA sekaligus ketua tim peneliti, Khadijatul Musanna, M.H., menyatakan bahwa studi ini membedah dinamika distribusi zakat kepada kelompok santri melalui pendekatan sosio-legal (sociological study). Penelitian ini mengkaji kompromi serta interaksi antara doktrin hukum Islam (normative jurisprudence) dan realitas kultural (customary practices) di tengah masyarakat Indonesia.
“Keberhasilan penulisan ini merupakan capaian kolektif tim dosen Fakultas Ekonomi Islam UIA yang berupaya merealisasikan standar riset berorientasi global. Kami berharap publikasi ini memperkaya diskursus akademis mengenai tata kelola zakat dalam konteks kontemporer,” ujar Musanna, Rabu (30/4/2025).
Ia menambahkan, capaian ini menegaskan kapasitas akademisi institusi pendidikan tinggi di Aceh dalam memproduksi karya ilmiah yang responsif terhadap dinamika hukum Islam dan isu-isu sosial-keagamaan di tingkat internasional.
Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A., memberikan apresiasi atas capaian akademik sivitas akademika Kampus Paya Lipah tersebut. Menurutnya, penetrasi artikel ilmiah ke dalam indeks Scopus Q1 merupakan indikator performa riset institusi yang terukur secara objektif.
“Pencapaian pada tingkatan Q1 menegaskan eksistensi dan legitimasi kualitas riset UIA di panggung akademik global. Hal ini sejalan dengan komitmen universitas dalam membangun ekosistem penelitian yang produktif, terukur, dan berbasis standar internasional,” kata Nazaruddin.
Pihak rektorat berharap keberhasilan penulisan ini dapat memicu akselerasi iklim riset di kalangan para dosen lain, memperluas jejaring kolaborasi riset lintas negara (international research collaboration), serta membuka peluang akses pendanaan hibah penelitian (research grant) yang lebih luas bagi UIA di masa mendatang.









Belum ada komentar