PAYA LIPAH – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Jenjang Sarjana (S1) Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Aceh (UIA) Peusangan resmi mengantongi predikat akreditasi ‘Unggul’ dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Status akreditasi tertinggi tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan LAMDIK Nomor 384/SK/LAMDIK/Ak/S/III/2025 dengan capaian nilai 361 pada Selasa (25/3/2025).
Berdasarkan penetapan tertulis, masa berlaku akreditasi Unggul tersebut berlangsung selama lima tahun, terhitung sejak 24 Maret 2025 hingga 23 Maret 2030. Capaian ini menandai pemenuhan standar kriteria mutu nasional pada tata kelola, kurikulum, serta luaran akademik di lingkungan Prodi PAI UIA.
Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A., menyampaikan bahwa hasil reakreditasi ini merupakan bagian dari akselerasi kelembagaan menuju pusat studi Islam yang berdaya saing.
“Capaian ini diharapkan memperkuat peran UIA sebagai pusat Islamic studies serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berperadaban berbasis peace education di Indonesia,” ujar Nazaruddin. Pihaknya turut menyampaikan apresiasi atas sinergi tim task force dan seluruh sivitas akademika selama proses evaluasi mutu berlangsung.
Pencapaian akreditasi ini bertepatan dengan momentum Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIA Kampus Paya Lipah Tahun Akademik 2025/2026. Pendaftaran Gelombang I dibuka sejak 5 Januari hingga 14 April 2025.
UIA menyediakan ragam pilihan program studi jenjang Sarjana (S1) pada tiga fakultas utama:
Fakultas Tarbiyah: Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).
Fakultas Syariah: Hukum Keluarga Islam (HKI).
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam: Perbankan Syariah (PS) dan Ekonomi Syariah (ES).
Selain program sarjana, UIA juga menyelenggarakan program Pascasarjana (S2) untuk Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) dan Magister Hukum Keluarga Islam (MHKI).
Secara institusional, UIA telah terakreditasi peringkat “Baik Sekali” (B) dan didukung oleh staf pengajar berkualifikasi Magister (S2) serta Doktor (S3) lulusan perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Untuk mendukung pengembangan kompetensi non-akademik mahasiswa, UIA menyediakan berbagai lembaga pengembangan diri seperti International Linguistic Center (ILC), Lembaga Tahsinul Quran (LTQ), Lembaga Bantuan Hukum (LEBAH), Forum Menulis Mahasiswa (Fomia), serta berbagai unit kegiatan olahraga dan seni.









Belum ada komentar