Bireuen — Universitas Islam Aceh (UIA) bersama Forum Komite SMA/SMK/SLB Kabupaten Bireuen dan Galeri Investasi UIA menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal bagi guru se-Kabupaten Bireuen, Selasa, 27 Mei 2025.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas literasi pasar modal di kalangan pendidik. Melalui Sekolah Pasar Modal, peserta diharapkan memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar pasar modal, mekanisme investasi, serta berbagai aspek yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan investasi.
Sekolah Pasar Modal tersebut akan dibuka oleh Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A. Kegiatan menghadirkan Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Aceh, Thasrif Murhadi, sebagai narasumber tunggal.
Keterlibatan guru sebagai peserta menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan literasi keuangan. Sebagai pendidik, guru memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman finansial di lingkungan pendidikan. Pengetahuan mengenai investasi yang memadai juga diperlukan agar informasi mengenai pasar modal dapat disampaikan secara proporsional dan berdasarkan pemahaman terhadap risiko.
Dalam konteks perkembangan layanan keuangan digital, peningkatan literasi investasi menjadi relevan karena masyarakat semakin mudah mengakses berbagai produk keuangan. Kemudahan tersebut perlu diikuti kemampuan untuk memahami legalitas, risiko, karakteristik instrumen investasi, serta mekanisme transaksi yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, UIA dan Galeri Investasi UIA bersama Forum Komite SMA/SMK/SLB Kabupaten Bireuen mendorong penguatan pemahaman masyarakat pendidikan terhadap pasar modal. Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengenali investasi secara lebih kritis dan bertanggung jawab.
Kegiatan Sekolah Pasar Modal bagi guru se-Kabupaten Bireuen sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui kegiatan edukasi yang berbasis pengetahuan dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

